Siapa Yang ‘Dodol’ – MUI atau Ade Armando?

Komentar Ade Armando yang menyarankan supaya hadist tidak perlu diikuti karena tidak masuk akal.

Dalam hadits lain, Nabi kabarnya pernah berkata: “Jika seseorang dari kalian makan maka makanlah dengan tangan kanannya dan jika kalian minum maka minumlah dengan tangan kanannya, karena setan makan dan minum dengan tangan kirinya.”

“Hadis semacam ini tak perlu diikuti karena alasan rasional: tidak masuk di akal! Apa urusannya Allah melarang orang makan sambil berdiri atau pakai tangan kiri? Membayangkan bahwa ada setan yang makan dengan tangan kiri juga sama absurdnya. Dan kalau setan memang makan dengan tangan kiri apakah dengan begitu bila manusia makan dengan tangan kiri itu berarti mengikuti setan. Lalu kelakuan setan apa lagi yang tidak boleh ditiru?” ungkapnya retoris.

Ia menambahkan, “Rangkaian pertanyaan semacam itu menjadi mengemuka karena pelarangan tentang perilaku sederhana semacam itu memang nampak tidak masuk di akal. Beragama menjadi nampak sangat rumit dan sangat tidak rasional.”

“Begitu juga dengan penggunaan tangan kiri. Mungkin saja mayoritas masyarakat di dunia memang menggunakan tangan kanan untuk makan, menulis atau berjabat tangan; tapi sangat tidak masuk di akal, bila tangan kiri – yang juga diciptakan Allah – adalah bagian tubuh yang tidak boleh digunakan untuk kegiatan terhormat. Ini adalah soal kebiasaan yang ditanamkan sejak kecil. Itu saja.

Kalau melihat jejak rekamnya, tidak heran dia berkata seperti itu. Ada banyak contoh-contoh lainnya.

1. Mengatakan Allah tidak keberatan al-Quran dinyanyikan dalam bentuk lagu-lagu misalnya hip-hop.

ade_hiphop

Al-Quran tidak boleh dinyanyikan. Ini malah mengatakan boleh dengan berbagai macam irama.

2. Mengatakan Allah itu makhluk. Setelah itu kemudian minta maaf dengan kalimat main-main kepada Allah (menganggap remeh kedudukan Allah sebagai Master)

ade_maaf_sekenanya

Pertama mengatakan Allah itu makhluk. Anak kecil yang baru belajar agamapun tidak akan mengatakan bahwa Allah itu makhluk. Kedua, Ade meminta maaf seperti main-main kepada Allah seperti bicara dengan teman. Padahal posisi Allah itu sebagai master dan posisi Ade itu sebagai slave. Tapi ucapan dia tidak menunjukkan dia sebagai slave tapi setara kedudukannya. Mungkin tidak kalau dia buat salah dengan presiden, lalu cuit di twitter, “Maaf ya bapak presiden. Nggak maksud kok!”

3. Mengatakan anggota MUI sebagai dodol.

ade_mui_dodol

Bayangkan, para ulama yang mengerti agama dikatakan dodol. Tidak ada hormat sama sekali. Selain itu, Ade ini pendukung yang sesat-sesat yang merupakan ciri khas liberal.

4. Menganggap FPI, PKS dan Jonru sama-sama bermasalah karena mereka beragama Islam.

ade_fpi_pks_jonru

What’s wrong with Islam? Ade tampaknya menganggap ada yang salah dengan Islam.

5. Menganggap Jokowi sebagai khalifah dan wajib diikuti.

ade_jokowi_khilafah

Kalau memahami Siyasah Islam, tidak akan keluar kata-kata yang mengatakan Jokowi adalah khilafah.

6. Mengatakan semua pemeluk agama bakalan masuk syurga.

ade_semua_masuk_surga

Dengan kata lain Ade menganggap semua agama sama. Pendapat seperti ini bisa membuat seseorang menjadi murtad.

7. Stop naik haji dan umrah

ade_stop_naik_haji

Ini adalah salah satu propaganda kaum liberal.

Sangat mengerikan apa yang sedang diperbuatnya. Ini akibat tidak memahami agama tapi berbicara diluar kapasitasnya. Apa yang terjadi adalah, kebodohannnya makin tampak di muka umum.

Comments

comments

Share Button
(Visited 876 times, 1 visits today)